::Oleh: Muchlas Arkanuddin::

Bagi teman-teman pendemen fotografi ada baiknya memeriksa kembali kebiasaannya dalam memegang kamera SLR (single lens reflect). Karena ukuran kamera SLR lebih besar dan lebih berat dibandingkan kamera pocket maka cara memegang kamera ini perlu mendapat perhatian khusus agar dalam memotret dapat terhindar dari goncangan (shake)  saat menekan tombol shutter.

  • Biasakan dengan selalu menggantungkan tali kamera (camera strap) ke leher anda, dan hindari membawa kamera dengan tali penggantung yang bebas.

hang-strap-camera

 

  • Rapatkan siku anda mendekati dada, hindari memegang kamera dengan lengan bebas karena akan menjadikan pegangan terhadap kamera tidak stabil.

hold-camera-horizon-position

  • Pegang kamera dengan cara tangan kiri membuai lensa, tangan kanan terletak pada kamera dengan jari siap menekan tombol shutter. Hindari memegang kamera pada bagian sisinya.

hold-camera-1

  • Hindari memegang kamera dengan satu tangan, karena kedudukan kamera menjadi tidak stabil saat Anda menekan tombol shutter. Kamera bisa dipegang dengan satu tangan jika siku tangan lain sebagai penyangga, sehingga kedudukan kamera stabil.

hold-camera-2

hold-camera-3

  • Pada posisi memotret secara vertikal, kedua lengan/siku tetap merapat ke dada agar posisi kamera tetap stabil ketika anda menekan  tombol shutter.  Tangan kiri memegang lensa dan tangan kanan memegang badan kamera dengan jari telunjuk meremas lembut tombol shutter. JANGAN mengangkat tangan kanan ke atas karena  menyebabkan gerakan rotasi kamera ketika tombol shutter ditekan.

hold-camera-vertical-position

  • Untuk posisi jongkok, anda harus mengatur kedua kaki Anda dengan gaya tertentu agar tubuh menjadi stabil dalam memotret.

hold-camera-4

  • Untuk pemotretan dengan posisi berdiri, atur kaki anda sehingga membentuk posisi kuda-kuda menjadikan badan anda  stabil ketika menekan tombol shutter dan kamera terhindar dari goncangan.

hold-camera-5

  • Untuk posisi-posisi yang lain, pengaturan posisi tangan dan kaki dilakukan dengan prinsip menstabilkan posisi kamera. Pada posisi tiarap, kedua siku diatur agar bertumpu pada bidang tempat anda tiarap. Pada posisi berdiri di depan dinding, anda bisa bersandar pada dinding itu agar badan menjadi stabil.

Selamat memotret!

Terimakasih kepada sahabat saya Danang Sukantar yang telah berkenan menjadi model.

Semua tulisan pada blog ini boleh diperbanyak dan disebarluaskan sejauh untuk keperluan kebaikan dengan menyebutkan sumber/penulisnya.

visit-my-gallery