::Oleh: Muchlas Arkanuddin::

“Blue hour” dalam bahasa fotografi adalah periode di sekitar sunset/sunrise yang memunculkan langit berwarna biru. Bagi para pemburu sunset/sunrise, saat-saat seperti ini sangat dinantikan, karena menimbukan fenomena langit membiru. Hasil shot yang memanfaatkan fenomena “blue hour” ini akan memberikan kesan yang sangat eksotis, karena matahari yang terbenam/terbit dengan semburat sinar keemasan akan dilatarbelakangi oleh birunya langit senja. Jadi, jika anda memotret sunset/sunrise, pastikan: 1) terdapat “point of interest” (PoI) yang berupa siluet sebagai latar depan, dan 2) gunakan sunset/sunrise saat “blue hour” sebagai latar belakangnya. Fenomena “blue hour” akan terjadi beberapa saat setelah matahari tenggelam/terbit, maka tunggulah saat-saat itu, kemudian lakukan shot. Foto gunung Merapi dan Merbabu di bawah ini saya ambil sekitar 10 menit setelah sunset dari arah timur, yakni jalan antara Klaten-Boyolali. PoI foto kedua adalah candi Sewu yang saya potret beberapa menit setelah sunrise. Apakah anda dapat merasakan keindahan fenomena “blue hour”? Salam landscaper Indonesia.


merapi-merbabu-900-wm

Gunung Merapi dan Merbabu Diambil dari Sisi Timur Saat Sunsetmerapi-merbabu-1-900-wm

Candi Sewu Prambanan Saat Sunrise

candi-sewu-5-wm

Candi Sewu Prambanan Saat Sunrise

candi-sewu-3-900-wm

Candi Sewu Prambanan Saat Sunrise

Semua tulisan pada blog ini boleh diperbanyak dan disebarluaskan sejauh untuk keperluan kebaikan dengan menyebutkan sumber/penulisnya.

visit-my-gallery