::Oleh: Muchlas Arkanuddin::

Sehari menjelang pulang ke Jogja, setelah meliput gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret 2016 di Ternate, saya sempat diajak teman-teman Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) keliling pulau Ternate yang hanya berjarak 46 kilometer. Saat berangkat dari wisma, memang cuaca sangat cerah sehingga saya sangat optimis sorenya langit akan clear dan  berharap dapat memperoleh foto sunset yang memberikan efek dramatis sinar keemasannya membelah laut Ternate. Namun, sore itu ternyata situasinya mendung dan bahkan saat menjelang sunset, gerimis menemani saya dalam mananti terbenamnya matahari. Sekalipun demikian, saya selalu berprinsip dalam berburu objek foto (termasuk sunset) harus menyediakan berbagai rencana shot agar kedatangan saya ke lokasi perburuan tidak sia-sia.  Dalam keadaan gerimis saya mencoba menunggu, barangkali ada sedikit kemauan matahari untuk memancarkan cahayanya lewat celah-celah awan mendung yang menggumpal, karena biasanya watak matahari memang seperti itu.

Sambil menunggu kerelaan matahari sedikit memberikan sinarnya, saya mencoba menyiapkan objek siluet sebagai point of interest (PoI)dan mencari sudut pengambilan yang tepat agar memperoleh objek-objek sebagai framing seperti dahan-dahan pohon di tepi pantai. Saya berpikir, kalau sunset tidak sempurna karena matahari tertutup awan mendung, maka kita harus menambah kekuatan gambar dengan menyisipkan objek siluet sebagai PoI, dan membingkainya dengan objek-objek framing. 

 

sunset-ternate-wm

Siluet dan framing memperkuat foto sunset saat mendung

Karena di lokasi sore itu tidak ada objek-objek yang dapat saya gunakan sebagai siluet, maka saya minta bantuan kepada Pak Yudhiakto Pramudya dan Pak Moro, keduanya adalah dosen UAD, agar bersedia sebagai model siluet dengan gaya sebagai sunset hunter. Setelah beberapa saat, matahari ternyata mau berbagi sinarnya sehingga ada sedikit semburat warna merah di sela-sela awan, saat itulah saya lakukan shot. 

sunset-ternate-moro

Sekali lagi siluet dan framing memperkuat foto sunset saat mendung

Jadi, dalam situasi mendungpun kita dapat memperoleh gambar-gambar sunset yang indah dengan menyisipkan PoI dan bingkai. Coba anda bayangkan jika foto di atas tanpai siluet PoI dan framing  dahan-dahan pohon! Kurang indah bukan? Perhatikan kembali kedua hasil shot di atas, karena disisipi siluet PoI dan diberi bingkai dahan-dahan pohon, maka foto sunset menjadi lebih dinamis dan tentu lebih bermakna.  Jadi, mendungpun tetap motret.

Salam landscaper Indonesia.

Semua tulisan pada blog ini boleh diperbanyak dan disebarluaskan sejauh untuk keperluan kebaikan dengan menyebutkan sumber/penulisnya.

visit-my-gallery